Koperasi Digital: Menjawab Tantangan Sekaligus Strategi Koperasi Dalam Menghadapi Persaingan di Era Modern

Seiring berjalanya waktu koperasi di Indonesia semakin menunjukkan perkembangan yang cukup pesat. Sebagai salah satu pilar penopang perekonomian Indonesia, keberadaan koperasi sangat kuat dan mendapat tempat tersendiri di kalangan pengguna jasanya. Koperasi telah membuktikan bahwa dirinya mampu bertahan di tengah gempuran badai krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia. Keberadaan koperasi semakin diperkuat pula dengan dibentuknya Kementerian Negara Koperasi dan UKM yang salah satu tugasnya adalah mengembangkan koperasi menjadi lebih berdaya guna dan diharapkan mampu bersaing di pasar global.

Di era persaingan usaha yang semakin terbuka dan bebas, struktur ekonomi nasional dituntut semakin kokoh melalui peningkatan efisiensi, produktivitas dan daya saing. Oleh karena itu, sebagai strategi yang baik di era persaingan global, Koperasi dan UKM harus lebih berdaya saing. Melalui persaingan usaha yang sehat selain meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing ekonomi nasional juga berpotensi menumbuhkembangkan kondisi sinergis antar-pelaku usaha. Di era pasar bebas, koperasi dan UKM harus dijadikan tulang punggung perekonomian nasional karena eksistensinya yang menjangkau sampai pelosok negeri.

Problematika, Tantangan & Strategi Koperasi

Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dan dibenahi sebelum menghadapi persaingan di era modern, diantaranya sebagai berikut:
  1. Rehabilitasi Koperasi. Kemampuan tenaga professional dalam pengelolaan koperasi. Sumber Daya Manusia yang tersedia terkadang kurang memiliki keahlian sehingga menyebabkan kurangnya kerja sama antara pengurus, pengawas dan anggotanya dan masalah lainnya. 
  2. Reorientasi Koperasi. Jika dibandingkan dengan badan usaha besar lainnya, koperasi bisa dikatakan daya saing lemah. Koperasi masih identik dengan tata kelola yang tradisional dan kurang berorientasi pada kebutuhan pasar yang makin modern.
  3. Pengembangan Koperasi. Terkait masalah masih minim jejaring dan pengelolaan koperasi secara digital. Di era globalisasi ini, penting sekali bagi koperasi untuk menggunakan prinsip pengelolaan modern yang sesuai dengan perkembangan zaman untuk memperluas jaringan.
Aspek tersebut saat ini memang menjadi sorotan dan tidak bisa ditawar untuk pengurus koperasi bila menginginkan intitusinya bisa berkembang, tanpa mengesampingkan poin lainnya. Ketiga aspek tersebut yang saat ini dinilai krusial yakni Rehabilitasi Koperasi, Reorientasi Koperasi dan Pengembangan Koperasi, menjadi keyword bagi semua pihak yang ingin memajukan atau mengelola koperasi menjadi lebih baik. Pendekatan teknologi dalam manajemen termasuk dalam sistem penjualan produk koperasi mesti menjadi pendekatan yang tidak bisa dihindari saat ini.

Bagaimanapun saat ini era teknologi informasi, koperasi mesti segera merubah maenset serta menerapkan startegi jitu guna membuka diri termasuk mulai menerapkan berbagai teknologi dalam setiap aspek kinerjanya. Proses penjualan melalui dunia maya juga mesti dimasuki oleh koperasi bila tidak ingin tergilas oleh jaman. Adapun 6 strategi yang bisa dilakukan untuk tingkatkan daya saing Koperasi dan UKM. simak video berikut ini..

Langkah-langkah Peningkatan Daya Saing Koperasi dan UKM (Sumber : Youtube)

Presiden Joko Widodo juga pernah mengatakan dalam pidatonya ketika menghadiri perayaan Hari Koperasi Nasional di Jambi tahun lalu. Kunci memenangkan persaingan adalah kecepatan, bekerja fokus dan kemampuan beradaptasi. Maksudnya untuk menghadapi kemajuan dunia yang begitu cepat kita harus cepat beradaptasi dan bersikap efisien. Kalau kita lambat maka kita akan tertinggal kunci untuk memenangkan persaingan. (Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=dU8f4fGMHRQ&t=46s)

Kunci memenangkan kompetisi
Kecepatan
Pendekatan kepuasanan pihak yang berkepentingan (stakeholder) semakin mencuat. Teknologi informatika dan aplikasinya berkembang dengan pesat di era ini, konsep e-bisnis telah dan harus menjadi perhatian koperasi. Isu strategi yang muncul adalah semakin maraknya bisnis yang berbasis elektronik, dimana produk suatu perusahaan mendjadi bertambah, dismping arang dan jasa, juga barang digital. Kecepatan dan jangkauan menjad kata kunci dalam era ini.

Fokus bekerja

Untuk mencapai sebuah strategi yang telah ditetapkan oleh perusahaan dalam rangka mempunyai keunggulan kompetitif, maka fokus bekerja pada kompetensi atau kemampuan yang dimiliki koperasi sangatlah penting. harus bekerja dalam sebuah sistem yang ada pada proses perencanaan strategis. Kemampuan dan keunggulan perusahaan harus dipergunakan secara tepat, sehingga dapat menjadi sebuah keunggulan dalam memajukan koperasi.

Mampu beradaptasi

Perlu dikalukanya kajian ulang atau evaluasi dari waktu ke waktu, di mana strategi harus disesuaikan dengan mengakomodasi faktor internal dan faktor eksternal. Intinya, yang perlu diperhatikan adalah bahwa strategi tidak boleh terlepas dari visi dan misi koperasi namun perlu beradaptasi pada tempatnya dan waktunya.

Dari Sistem Manual Ke Sistem Digital

Pengguna Digital Internet di Indonesia (Sumber : APJII)
Pengguna internet Indonesia terus bertambah setiap tahun. Kemudahan memiliki perangkat yang terhubung ke internet dan berbagai faktor lainnya membuat pertumbuhan pengguna internet Indonesia cukup bagus beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan hasil survei internet Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2016, Indonesia terus mengalami pertumbuhan pengguna internet yang luar biasa sehingga jumlah total pengguna internet Indonesia saat ini mencapai 132,14 juta pengguna. Angka ini naik cukup tinggi dibandingkan dengan hasil survei pada tahun 2014 yang menunjukkan jumlah pengguna internet Indonesia sebesar 88 juta pengguna. Angka 132,14 juta pengguna tersebut berarti melewati 50% dari jumlah populasi atau penduduk Indonesia, tepatnya penetrasinya sebesar 51,8%.

Dari survei APJII tersebut juga diketahui perilaku pengguna internet Indonesia. Salah satunya yang sangat menarik adalah bahwa 70% dari pengguna internet Indonesia paling sering mengakses internet dari perangkat bergerak atau mobile gadget. Fakta lain adalah bahwa sebagian besar pengguna internet Indonesia menggunakan internet untuk media sosial dan hiburan. Facebook menjadi tujuan sebagian besar pengguna internet Indonesia kemudian diikuti oleh Instagram.

Nah, dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih serta semakin banyaknya pengguna internet di Indonesia, mau tidak mau koperasi yang awalnya masih menggunakan sistem manual dalam kegiatanya, kini harus melakukan terobosan dengan memanfaatkan teknologi digital sebagai strategi dalam menghadapi persaingan di era modern, khususnya website melalui internet. Bagi koperasi pengguna teknologi internet, telah melakukan sistem pengolahan transaksinya secara digital, baik pada sistem akuntansi maupun pada sistem manajemennya. Pengguna elektronika dan komputer adalah sistem digital. Semua sistem komputer menggunakan sistem digital sebagai basis datanya.

Interaksi pada koperasi tersebut, baik pengurus dan anggotanya maupun dengan mitra kerjanya untuk urusan koperasi menggunakan sistem online website. Koperasi yang menggunakan internet, maka anggota koperasi secara online dapat mengecek sendiri dari tempat mana saja, misal dari rumahnya mengenai berapa jumlah simpanan, berapa sisa angsuran/kredit dan pembelian barang, bahkan mengisi formulir permohonan kredit serta persetujuan pinjaman. Adapun strategi atau inovasi yang bisa diterapkan koperasi dalam menghadapi persaingan global diantaranya

Penerapan E-Commerce Pada Koperasi
Pemanfaatan teknologi internet mulai menggeser paradigma pendirian unit-unit usaha koperasi. Sebagai contoh dengan teknologi e-commerce koperasi tidak lagi harus mendirikan bagungan toko secara fisik. Dengan e-commerce koperasi sudah dapat mendirikan toko (secara online) di internet yang memiliki jangkauan  lebih luas, apalagi barang-barang yang dijual nantinya adalah barang-barang yang disukai penduduk dari negara lain.

Disamping membuat situs e-commerce mestinya tak ketinggalan perlu menyisipkan company profile sebagai promosi tentang koperasi itu sendiri. Apalagi dengan memanfaat situs jejaring sosial semacam facebook sebagai media promosi, karena pada dasarnya promosi bertujuan melakukan penetrasi pasar bahkan dengan memanfaatan situs jejaring sosial pula dapat dilakukan market research. Metode-metode pembayaran online seperti e-banking, paypal, liberty reserve dll menjadikan bisnis di internet semakin disukai.

Dengan menjangkau pasar yang lebih luas harapannya adalah peningkatan pendapatan koperasi, jika peningkatan pendapatan telah terpenuhi berikutnya adalah peningkatan kualitas, bila rangkaian ini telah didapatkan maka kesejahteraan anggota dan pengurus koperasi dengan sendirinya akan terpenuhi. Dengan terpenuhinya kesejahteraan anggota dan pengurus juga akan meningkatkan perekonomian itu sendiri.

Sistem Informasi Koperasi Berbasis Android Terintregrasi Dengan Website
Alur sistem koperasi berbasis Android
Sistem informasi koperasi berbasis android terintegrasi dengan aplikasi web merupakan suatu sistem aplikasi berbasis android yang akan diterapkan pada smartphone android dalam mengelola transaksi yang berkaitan dengan koperasi serta di dukung dengan aplikasi berbasis web yang di kontrol oleh pegawai. Aplikasi bertugas untuk melakukan transaksi simpanan tabungan, simpanan wajib, dan simpanan pokok cek saldo serta melakukan perhitungan bunga, tambah anggota baru, deposito dan report harian dan report bulanan.

Aplikasi mobile untuk sistem koperasi nantinya memiliki beberapa fitur yang dapat membantu pegawai dalam menjalankan tugasnya agar memiliki mobilitas kerja yang semakin tinggi, dengan adanya aplikasi tentu pegawai dapat menginputkan anggota baru dengan langsung tanpa harus pergi kekantor untuk menginputkannya. Infografis diatas merupakan gambaran umum dari sistem informasi koperasi tersebut. Pegawai akan menginputkan data anggota baru, yang kemudian akan disimpan pada basis data, kemudian data yang disimpan tersebut akan secara otomatis muncul pada aplikasi koperasi di pusat.

Pegawai dapat membantu anggota untuk melihat saldo yang dimiliki, membantu anggota untuk melakukan penarikan saldo yang dimiliki dan membantu anggota dalam melakukan setoran tunai ketika anggota ingin melihat saldo, pegawai akan menginputkan id dari anggota yang kemudian akan muncul balasan dari aplikasi berupa jumlah saldo terakhir yang dimiliki oleh anggota, lalu ketika anggota ingin melakukan penarikan saldo, maka pegawai akan menginputkan data yang diperlukan seperti id anggota, nomor rekening, dan jumlah saldo yang akan di tarik, kemudian aplikasi akan melakukan proses transfer ke rekening anggota, lalu ketika anggota ingin melakukan setoran tunai pegawai akan menginputkan id, nomer rekening, dan jumlah setoran kemudian aplikasi akan melakukan proses penambahan pada saldo anggota

Aplikasi Koperasi, Menyambut Era Koperasi Yang Semakin Modern

Beruntunglah kita saat ini berada di era teknologi yang semakin canggih, dimana beragam kemudahan dapat ditemukan khususnya untuk pengembangan koperasi melalui sinergi teknologi seperti aplikasi Android yakni Play Store. Fitur ini menyajikan ragam aplikasi menarik yang dapat digunakan oleh koperasi guna menunjang kemajuan koperasi di bidang teknologi. Semakin banyak jenis aplikasi koperasi yang menyediakan sebuah layanan akan semakin berarti karena memang dibutuhkan banyak orang saat ini, sekaligus untuk mencapai tujuan koperasi di era modern. Berikut ini beberapa ragam aplikasi yang dapat dimanfaatkan tersebut diantaranya yaitu:

Aplikasi Koperasi RT
Aplikasi ini dibuat khusus untuk membantu mengembangkan ekonomi koperasi mulai dari tingkat RT, aplikasi dirancang sangat sederhana agar mudah untuk dipahami oleh pengguna yang mungkin awam dengan sistem komputer. Dengan menggunakan smartphone android memungkinkan kepraktisan, hemat tempat dan biaya pengadaan sistem.

Aplikasi CUSO Mobile
CUSO Mobile merupakan aplikasi yang dirancang khusus bagi pada Anggota Koperasi Kredit (CU) untuk mengakses data keanggotaan dan data simpan pinjam. Selain itu Aplikasi ini dapat menampilkan berita terupdate pada Koperasi. Aplikasi ini bersifat gratis.

Aplikasi Mobile Smart Cooperative

Smart Cooperative adalah sebuah sistem yang dapat digunakan untuk membantu koperasi dalam mengelola informasi dan anggotanya. Smart Cooperative terbagi menjadi 3 pengguna, yaitu Anggota Koperasi, Koperasi, dan Kementerian Koperasi dan UKM.


Aplikasi e-kop BKE
e-kop BKE merupakan Software Aplikasi yang dikembangkan secara terintegrasi dan parametriks untuk menunjang kegiatan operasional untuk menunjang pengembangan usaha/bisnis koperasi mitra Bank kesejahteraan.e-kop BKE dikembangkan berdasarkan logika bisnis microbanking system dengan mengaju kepada peraturan dan regulasi pemerintahan.

Dengan semakin canggihnya teknologi yang ada saat ini membuat kita semakin mudah dalam menggunakan layanan koperasi melalui aplikasi koperasi dan perlahan cara kuno akan ditinggalkan. Mengapa? karena pada dasarnya koperasi melakukan proses yang tentunya lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan melakukan proses yang rumit dan menghabiskan banyak waktu.

Kawal dan Awasi Penyelenggaran Koperasi di Era Modern

Layanan Pengaduan Koperasi (Sumber : kominfo.go.id)

Aspek lain yang tak kalah penting yakni ketika orientasi pasar koperasi yang semakin modern juga menuntut seluruh pengurus koperasi bisa turut aktif dalam menciptakan kondisi koperasi yang berkualitas sesuai dengan aturan yang berlaku. Di era globalisasi seperti sekarang ini, sangat perlu dilakukan pengawasan yang terhadap operasional koperasi karena tidak menutup kemungkinan akan terjadinya investasi ilegal yang mengatasnamakan koperasi. reorientasi pasar koperasi ini sebagai wujud kesiapan dan kewaspadaan koperasi di era modern yang penuh trik dan iming-iming keuntungan.

Oleh karena itu, mari kita majukan koperasi dengan mengawal dan mengawasi kegiatan koperasi secara bersama-sama melalui layanan pengaduan yang tersedia secara online seperti awasikoperasi.depkop.go.id, www.depkop.go.id, lapor.go.id. Karena keberhasilan koperasi nantinya bukan hanya milik pengurus saja. Akan tetapi juga menjadi keberhasilan kita semua, terutama para anggota. Karena tanpa dukungan dan kerjasama yang baik, koperasi tak akan bisa berjalan dengan lancar. Karena koperasi ini milik kita semua, jalankan kewajiban dan pahami sesuai hak-hak yang ada.

Judul Tulisan
Koperasi Digital: Menjawab Tantangan Sekaligus Strategi Koperasi Dalam Menghadapi Persaingan di Era Modern
Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Karya Tulis Koperasi dan UKM 2017

Oleh:
Moch. Achsanul In'am
Sumber referensi:
www.depkop.go.id
https://kominfo.go.id
http://www.anri.go.id
http://internetsehat.id

https://www.apjii.or.id
https://www.youtube.com

https://play.google.com/store/apps
Previous
Next Post »
Thanks for your comment