Air Bersih Yang Layak Minum, Sehat & Bebas Kuman Penyakit

Sobat, tentu kita semua tahu bahwa minum air putih itu menyehatkan. Yang pasti karena tak memakai pemanis dan pengawet. Dan tidak perlu mengeluarkan uang setiap akan meminumnya seperti minuman instan lainnya. Tapi masih saja susah untuk minum secara rutin. Susah untuk menjadikan kebiasaan minum minimal delapan gelas sehari. Banyak alasan, seperti nggak ada rasanya, bosen, dll. Lebih menarik minum yang manis dan dingin, padahal yang diminum belum tentu bersih dan sehat.
Selain air minum, yang juga perlu harus diperhatikan kita semua adalah mengenai sanitasi yang layak. Gak mau diare kan? Atau cacingan? Ini dua penyakit yang erat hubungannya dengan kualitas air minum dan sanitasi.  Nah seberapa pentingkah air minum dan sanitasi yang layak?

Konsep Sanitasi
(sumber gambar)
Fasilitas sanitasi yang layak adalah fasilitas sanitasi air yang memenuhi syarat kesehatan antara lain dilengkapi dengan leher angsa dan tanki septik. Proporsi penduduk atau rumah tangga dengan akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak adalah perbandingan antara penduduk atau rumah tangga yang memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang layak dengan penduduk atau rumah tangga seluruhnya. Prinsip sanitasi sendiri terdiri dari bersih secara fisik, bersih secara kimiawi, dan bersih secara mikrobilogis.

Manfaat Sanitasi 
Untuk mencegahan penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dengan rantai perpindahan penyakit.ari aspek kesehatan.

Selain masalah sanitasi, Ada juga permasalahan mengenai air bersih yang tidak layak minum, salah satunya seperti air dalam galon juga harus selalu diperhatikan. Kadang, jika terlalu lama tak dikonsumsi dan ditaruh di tempat panas, air dalam galon bisa berlumut. Dari hasil survei  yang telah dilakukan, sekitar 40 persen air isi ulang yang beredar di pasaran ternyata telah tercemar bakteri. Waduh..
(sumber gambar)
Nah, kali ini sering muncul pertanyaan-pertanyaan seperti, Bisakah kita bayangkan bila dunia ini tanpa air? Contoh sederhana saja untuk minum. Bagaimana kalau tidak ada air? Bagaimana kalau ada air tetapi kotor? dan bahkan pertanyaan yang paling menonjol adalah "Bagaimana air yang layak untuk minum?". Oke, saya akan membahasnya secara singkat dan sederhana tentang air yang layak minum serta solusinya.

Air Minum Bersih dan Sehat
Perlu diketahui tubuh manusia terdiri dari 55%-80% air, tergantung ukuran tubuhnya. Kebutuhan air pada tubuh manusia diperoleh dari air minum yang bersih dan sehat. Air minum yang digunakan untuk konsumsi manusia harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
•          Tidak berasa
•          Tidak berbau
•          Tidak berwarna
•          Tidak mengandung mikroorganisme yang berbahaya, dan
•          Tidak mengandung logam berat.

Pureit, Teknologi Pemurnian Air Murah dan Aman
(sumber gambar)
Sobat, Unilever merupakan salah satu podusen consumer good besar di dunia yang mengenalkan teknologi pemurni air  (water purifier) Pureit sebagai upaya untuk mendapat air minum bersih dan sehat. Pureit bekerja dengan teknologi yang canggih melalui 4 tahap pemurnian air “Germkill Technology” untuk menghasilkan air yang benar-benar aman terlindungi sepenuhnya dari bakteri dan virus.

Pureit memurnikan air dengan praktis dan terjangkau. Hasilnya adalah air yang terlindungi sepenuhnya dari kuman. Berikut keuntungan yang bisa didapat dengan menggunakan Pureit:
•          Tanpa gas
•          Tanpa listrik
•          Tanpa galon (lebih praktis, lebih hemat)
•          Tidak perlu memasak air
•          Menghilangkan bakteri, virus dan parasit
•          Air yang jernih dengan rasa alami
•          Harga terjangkau
•          Mudah dipakai

Kalau anda tertarik menggunakan Pureit untuk mendapatkan air minum yang bersih dan sehat di rumah, silakan berkunjung dan mencari informasi lengkapnya di situs Pureitwater.Com." Demikian apa yang bisa saya bagikan di blog ini, semoga bermanfaat dan kita bisa lebih pintar lagi memilih Air Bersih Yang Layak Minum, Sehat & Bebas Kuman Penyakit.

Sumber referensi : 
Previous
Next Post »
Thanks for your comment